
JAKARTA, KAMIS — Tim Gegana Satuan Brigade Mobil Polda Metro Jaya akhirnya datang ke Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mereka datang pukul 15.30 atau satu setengah jam setelah ancaman bom terjadi.
Setelah mempersiapkan segala peralatan untuk mendeteksi bom yang ada, mereka pun mulai menyisir gedung. Mereka juga meminta semua orang yang ada di gedung untuk keluar.
Ancaman bom di Gedung PBNU terjadi Kamis (4/12) pukul 14.00. Saat itu, semua penghuni diminta petugas keamanan gedung untuk keluar. Namun, karena batas ancaman sudah melewati waktu yang disebutkan penelepon, yaitu 15 menit serta tidak ada instruksi apa pun dari polisi sebelumnya, sebagian orang kembali memasuki gedung.Walau semua orang sudah keluar dan gedung dikosongkan karena disisir Tim Gegana Polda Metrojaya, mantan Presiden Abdurrahman Wahid tetap berada di dalam gedung dan tidur.
Wahid sebelumnya menolak dievakuasi karena tak memercayai ancaman itu. Hingga kini, Tim Gegana masih bekerja menyisir Gedung PBNU. Para penghuni gedung yang semula menunggu di halaman Gedung PBNU diminta menunggu di trotoar di samping Jalan Kramat Raya dan pagar gedung pun ditutup.
DI GUBUK KURA KURA ITU BANYAK TIKUS [ Rakyat menjadi Tumbal ]
-
Kau memohon membungkuk meminta bagaikan pengemis Walau tanganmu kotor dan
mulutmu najis Kau paksa rakyat menjadi bayangan tikus Karena kau di pilih
ole...
11 tahun yang lalu




Tidak ada komentar:
Posting Komentar