
JAKARTA, KAMIS - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung menyentil Ketua Umum Jusuf Kalla karena dinilai lamban dalam menetapkan kandidat calon presiden dari partai berlambang pohon beringin tersebut. Hingga saat ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla memang masih belum menentukan sikap mengenai hal tersebut.
"Seharusnya Jusuf Kalla sebagai pemimpin bisa menentukan sikap siapa calon presiden Partai Golkar dari sekarang, misalnya sesepuh atau tokoh senior Senior Partai Golkar," ujar Akbar saat jumpa pers di the Ary Suta Center, Jakarta, Kamis (4/12).Menurutnya, jika kandidat calon presiden baru ditentukan pada saat rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar pada bulan April 2009, hal ini akan terlalu mepet, karena waktu yang tersisa hanya dua setengah bulan.
Akbar juga menilai hingga saat ini Jusuf Kalla, sebagai politisi, masih menggunakan mindset saudagar dalam memutuskan keputusan. Maka itu, dia hanya memutuskan sesuatu yang menguntungkannya. "Politisi tidak cocok menggunakan mindset saudagar," tegas Akbar.
Akbar mengatakan, dirinya sendiri berniat maju sebagai kandidat calon presiden Partai Golkar sejak tahun 2004 lalu. Mantan Ketua DPR RI ini yakin partainya dapat memeroleh 15 persen kursi legislatif, sehingga berpeluang mengusung calon presiden alternatif.
Dapothon ma au, molo dung Mamora
-
Hu tanda do hadirionku hasian
Umbahen na mandao ahu sian ho
So adong lapatan na molo husotsot hon dirikku
Hassit ni roha nama ujungna
Molo arta do naeng ...
9 bulan yang lalu




0 komentar:
Poskan Komentar