Peran media di dalam sebuah peperangan yang terjadi saat ini sering tidak melakukan tugasnya sebagai media yang sesungguhnya.Banyak media hanya menyorot yang terjadi di depannya sendiri sehingga di dalam pemberitaan itu tidak ada keseimbangan.Salah satu contoh yang sangat menonjol sekali di dalam perang Amerika terhadap Invasi yang di lakukanya ke Irak.Media Amerika yang meliput pemberitaan itu hanya melihat keadaan yang terjadi di sekitar pasukan Amerika itu sendiri.Mungkin ini menyangkut soal keamanan dari pada media itu di dalam peperangan,tetapi seharusnya itu jangan terjadi sebab itu akan mengakibatkan hancurnya realitas yang terjadi yang di harapkan masyarakat dunia dari media
Media yang sesungguhnya harus netral dan bersifat independen,sebab kalau media dapat di pengaruhi oleh penguasa, itu akan sangat merugikan masyarakat dunia .
Dalam hal ini media dapat melakukan pembohongan publik.Karena kita tidak tahu akan tujuan-tujuan dari penguasa tersebut, mungkin saja ada tujuan-tujuan yang melanggar kemanusiaan sementara media memberitakannya sebagai pengabdian terhadap kemanusiaan.
Media yang baik harus melakukan investigasi langsung terhadap lapangan.Media jangan takut masalah keamanan.Media jangan hanya menyorot sepihak saja tetapi media harus menyorot kedua belah pihak yang bertikai. Media juga harus menyorot akibat dari peperangan itu sendiri.
Media seringkali terlalu takut bertindak untuk melakukan pemberitaan yang sesungguhnya. Kadang media harus berpikir dua kali untuk melakukan publikasi kepada masyarakat dunia. Mungkin ini di pengaruhi dari dari faktor kepemilikan media.Bisa saja media takut mempublikasikan realitas yang sesungguhnya karena menyangkut kekalahan dari pemilik media itu sendiri.Karena kalau kita lihat sekarang banyak media yang di kuasai oleh para penguasa. Karena sangat tidak mungkin pemilik media mempublikasikan kekalahanya atau keburukanya kepada masyarakat dunia.
Jadi sekarang yang perlu di lakukan oleh media adalah media itu harus bersifat independen dan netral supaya realitas itu menjadi nyata dan pembohongan publik pun tidak terjadi di sekitar pemberitaan media terhadap realitas yang terjadi di seluruh jagat raya.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar