***Napuran tano tano ma ninna ranging mar siranggongan, badanta padao dao tondi tai ma mar singonggoman.***

29/04/08

Di ujung kematian


Meninggalkan…
Yang selalu menunggu
Menghianati…
Yang selalu setia
Membenci…
Yang selalu mencintai
Menyakiti…
yang selalu mengasihi

Menganggap berarti tetapi sesungguhnya tiada arti
Menganggap bijaksana tetapi sesungguhnya binasa
Binasa dalam kebodohan yang berakar dalam neraka
Neraka pembakar kedagingan yang menyala

Tersenyum dalam kenistaan
Semangat dalam kelaliman
Menari dalam kematian
Kematian dalam kegelapan

Terbuai dalam ujung kenikmatan
Diiringi dengan nyanyian kematian
Yang membawanya tenggelam dalam kegelapan
Kegelapan yang tidak berkesudahan

Sekarang…
Dimanakah kebijaksanaanmu?
Sekarang …
Dimanakah kegagahanmu?

Menangislah…
Tak seorangpun menampung air matamu
Berteriaklah…
Siapapun tak mendengarmu

Nikmatilah apa yang kamu tabur
Rasakanlah apa yang kamu tuai
Karena sesungguhnya
Apa yang di tabur
Itu juga yang di tuai




Karya : Aman.LG

Tidak ada komentar: